Ulasan Karya
Fiksi
1. Identitas Karya
Fiksi
* Judul
:Bawang Merah dan Bawang Putih
*
Penulis: Rifan
*
Penerbit: Majalah Sekolah Cerdas, SMP Kemerdekaan
* Tahun
terbit: 2003
2. Hal-hal penting dalam cerita
Kisah Bawang Merah dan Bawang
Putih menceritakan kisah kakak dan adik yang memiliki sifat berbeda.
*Karakter Bawang Putih: Sesosok yang rajin,
penyabar, jujur , dan tidak mengeluh meskipun diperlakukan tidak baik.
*Karakter Bawang Merah dan Ibu Tiri: Pemalas ,
serakah, kejam, dan memperlakukan Bawang Putih dengan tidak baik.
*Konflik Utamanya: Bawang Putih diperlakukan tidak
adil, layaknya seorang pembantu oleh ibu dan saudari tirinya setelah ayahnya
meninggal.
*Puncak cerita (Labu Ajaib) : Bawang Putih
mendapatkan labu yang berisi perhiasan karena kebaikannya, sedangkan Bawang
Merah mendapatkan labu yang berisi ular, atau binatang berbisa karena sifatnya
yang sangat serakah.
Alur cerita: menggunakan jenis alur maju
Bawang Merah Bawang Putih adalah cerita
rakyat tentang gadis baik hati (Putih) yang ditindas ibu dan saudara
tirinya (Merah) yang serakah. Putih mendapat labu berisi emas dari nenek
misterius atas kebaikannya, sementara Merah mendapat labu berisi ular karena
keserakahannya. Pesan moralnya: kebaikan akan berbuah manis, kejahatan membawa
petaka.
3. Kelebihan
dan kekurangan karya fiksi
*Kelebihan dalam cerita: Pesan moral pada cerita
Bawang Merah dan Bawang Putih sangat kuat, sehingga dapat memberikan kita
pelajaran yang baik dan berharga.
*Kekurangan dalam cerita: Sifat pada masing-masing
karakter Bawang Merah dan Bawang Putih terlalu berbeda karena sangat menunjukan
sikap terlalu baik, dan terlalu jahat atau serakah.
4.
kesimpulan
Kesimpulan
dalam cerita: Sifat Bawang Putih yang baik dan penyabar akan mendapatkan hasil
yang baik, sementara sifat Bawang Merah yang iri hati dan anggkuh akan
mendapatkan hasil yang buruk. Setiap perbuatan akan membawa karmanya sendiri.
Orang yang berbuat baik akan menerima karma yang baik, demikian juga
sebaliknya.
5.
Saran dan rekomendasi dalam cerita
Jangan pernah bersikap buruk
dengan seseorang, karena dapat merugikan diri sendiri, teruslah bersikap baik
dan sabar karena akan membuahkan hasil yang baik. Yuk kita tiru sifat bawang
putih. Selain itu,karena ceritanya yang sangat menarik dan pesan moralnya
sangat penting sebagai pembelajaran hidup, cerita ini sangat layak dibaca oleh
semua kalangan. “Ayuk budayakan membaca Kawan”
Ditulis
oleh:
Ni Kadek
Diva Aprilia
Kelas
VIII A
SMP
Negeri Satu Atap Pejukutan

0 comments:
Posting Komentar