Selasa, 03 Maret 2026

Menulis Resensi Karya Fiksi

 

Ulasan Karya Fiksi


1. Identitas Karya Fiksi

* Judul :Bawang Merah dan Bawang Putih

* Penulis: Rifan

* Penerbit: Majalah Sekolah Cerdas, SMP Kemerdekaan

* Tahun terbit: 2003

2. Hal-hal penting dalam cerita

Kisah Bawang Merah dan Bawang Putih menceritakan kisah kakak dan adik yang memiliki sifat berbeda.

*     *Karakter Bawang Putih: Sesosok yang rajin, penyabar, jujur , dan tidak mengeluh meskipun diperlakukan tidak baik.

*      *Karakter Bawang Merah dan Ibu Tiri: Pemalas , serakah, kejam, dan memperlakukan Bawang Putih dengan tidak baik.

*     *Konflik Utamanya: Bawang Putih diperlakukan tidak adil, layaknya seorang pembantu oleh ibu dan saudari tirinya setelah ayahnya meninggal.

*     *Puncak cerita (Labu Ajaib) : Bawang Putih mendapatkan labu yang berisi perhiasan karena kebaikannya, sedangkan Bawang Merah mendapatkan labu yang berisi ular, atau binatang berbisa karena sifatnya yang sangat serakah.

*      Alur cerita: menggunakan jenis alur maju

 

Bawang Merah Bawang Putih adalah cerita rakyat tentang gadis baik hati (Putih) yang ditindas ibu dan saudara tirinya (Merah) yang serakah. Putih mendapat labu berisi emas dari nenek misterius atas kebaikannya, sementara Merah mendapat labu berisi ular karena keserakahannya. Pesan moralnya: kebaikan akan berbuah manis, kejahatan membawa petaka. 

 

3. Kelebihan dan kekurangan karya fiksi

*      *Kelebihan dalam cerita: Pesan moral pada cerita Bawang Merah dan Bawang Putih sangat kuat, sehingga dapat memberikan kita pelajaran yang baik dan berharga.

*      *Kekurangan dalam cerita: Sifat pada masing-masing karakter Bawang Merah dan Bawang Putih terlalu berbeda karena sangat menunjukan sikap terlalu baik, dan terlalu jahat atau serakah.

4.   kesimpulan

Kesimpulan dalam cerita: Sifat Bawang Putih yang baik dan penyabar akan mendapatkan hasil yang baik, sementara sifat Bawang Merah yang iri hati dan anggkuh akan mendapatkan hasil yang buruk. Setiap perbuatan akan membawa karmanya sendiri. Orang yang berbuat baik akan menerima karma yang baik, demikian juga sebaliknya.

5.   Saran dan rekomendasi dalam cerita

Jangan pernah bersikap buruk dengan seseorang, karena dapat merugikan diri sendiri, teruslah bersikap baik dan sabar karena akan membuahkan hasil yang baik. Yuk kita tiru sifat bawang putih. Selain itu,karena ceritanya yang sangat menarik dan pesan moralnya sangat penting sebagai pembelajaran hidup, cerita ini sangat layak dibaca oleh semua kalangan. “Ayuk budayakan membaca Kawan”

 

Ditulis oleh:

Ni Kadek Diva Aprilia

Kelas VIII A

SMP Negeri Satu Atap Pejukutan

0 comments:

Posting Komentar

 
Mading Digital "KERTA GOSA" SMPN Satu Atap Pejukutan , Jangan Lupa Dibaca ya ©